Rabu, 24 April 2013

MENGAPA FBI TIDAK SEBUT PELAKU BOM BOSTON SEBAGAI TERORIS?

Tidak seperti biasanya, ketika bom Boston meledak Amerika tidak segera melansir wajah dan menyebut teroris pelakunya. Tentu saja ini menggelitik rasa keadilan siapa saja yang mengikuti berbagai kasus pemboman, termasuk menggelitik Muhammad Ismail Yusanto.  Melalui akun twitter @ismailyusanto, Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia mencurahkan rasa itu.
Berikut petikan kultwitnya:
Terkait bom Boston, FBI tdk sgr melansir wajah pelaku dan tdk sgr menyebut teroris krn diduga pembom Boston berkulit putih.

Coba kalau pelakunya berkulit hitam, atau berwajah Arab, apalagi bernama berbau Islam, pasti akan sgr dlansir dan disebutnya teroris

Jadi, apa dan siapa teroris? Tak usah dicari definisinya, tak usah pula dicari pelakunya, krn semua tergantung yg punya kuasa

Mengapa? Krn kita pasti dibuat kecewa oleh inkonsistensi dan diskriminasi yg terjadi

Lihatlah, bila terorisme didefinisikan sbg tindakan seseorang atau kel, termasuk neg, yg dlm meraih tujuan menggunakan kekerasan, maka…

…mestinya semua org, kelompok bahkan neg yg spt itu hrs dinyatakan sbg teroris. Kenyataannya?

Lebih dr 90% dr list FTO (Foreign Terrorist Organization) nya PBB adlh individu n kelompok muslim. Diantaranya Syekh Ahmad Yasin dan Hammas

Tidak ada di sana nama-nama spt Ariel Sharon, apalagi Bush. Tdk ada jg nama Israel, apalagi Amerika Serikat.

Padahal, siapa sih yg selama ini paling bnyk lakukan kekerasan dlm raih tujuan? Lihatlah apa yg terjd di Irak, Afghanistan, Palestina dll

Bgmn mungkin org spt Syekh Ahmad Yassin dgn Hammasnya, yg berjuang u rebut haknya di Palestina disbt teroris, sdg yg menjajah tdk?

Imam Samudera yg dituduh membom sepenggal jln di Denpasar dg 3 ton bom, membunuh dan melukai ratusan org disebut teroris

Bush membom bukan sepenggal jln di Baghdad, tp seluruh Baghdad, bahkan Irak, dg jutaan ton bom, mbunuh lbh dr 1jt org, hrsnya disebut apa?

Imam samudera dlm sidang mengaku keliru, dia sangka di Sari Club itu turis AS, ternyata Australia. Dan u kekeliruan itu dia dihukum mati

Bush jg ngaku keliru. Dia serbu krn sangka Irak punya senjata pemusnah massal, tp ternyata tdk ada. Apa hukuman u kekeliruan itu? Nothing

Ariel Sharon tangannya berlumuran darah. Dialah yg bertanggungjawab atas pembantaian di kamp Sabra n Satila, jg di kamp Jenin

Jadi, Who is the real terrorist? [joko-prasetya/htipress/syabab.com]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar